Kesehatan

Asam Lambung Picu Penyakit Jantung, Faktanya?

Asam Lambung Picu Penyakit Jantung, Faktanya? Banyak asumsi yang beredar di masyarakat, bahwa asam lambung dapat memicu terjadinya penyakit jantung. Asumsi ini didasari bahwa cairan asam yang diproduksi lambung ketika mengalami produksi berlebihan dapat naik ke atas dan menekan jantung.

Masyarakat percaya ketika jumlah cairan asam mengalami peningkatan tidak wajar, orang tersebut akan merasakan nyeri di dada disertai sensasi terbakar, dan mengalami beberapa masalah pencernaan lain.

Anggapan tersebut diperkuat oleh gejala penyakit asam lambung yang membuat bagian dalam tubuh tepatnya bagian atas perut terasa panas, bagian tersebut sangat dekat dengan jantung, ini dikenal dengan istilah heartburn. Apakah benar gejala ini yang mampu menyebabkan penyakit jantung? Berikut penjelasannya.

Apakah Asam Lambung  Bisa Picu Penyakit Jantung ?

Disalam tulisan ini kita akan membahas apakah asam lambung bisa picu penyakit jantung, berikut beberapa penjelasannya kami uraikan disini.

Gejala Asam Lambung dan Penyakit Jantung

Sebelum mengetahui korelasi diantara asam lambung dan penyakit jantung, kita harus mengetahui lebih dulu perbedaan gejala keduanya. Secara umum, keduanya memiliki gejala cukup mirip.

Namun, selalu ada perbedaan, mengetahui perbedaan tersebut dapat mengidentifikasi penyakit, sehingga mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Gejala asam lambung naik biasanya terjadi oleh faktor dari pencernaan, selain rasa panas di bagian dada, berikut ini adalah beberapa gejalanya:

  1. Nyeri dengan sensasi terbakar di dada atau ulu hati, terutama setelah makan atau saat rebahan.
  2. Sensasi terbakar di tenggorokan (gerd).
  3. Terasa nyeri dan tidak nyaman di bagian atas perut.
  4. Mulas atau regurgitasi makanan.
  5. Batuk yang berkelanjutan.
  6. Kesulitan menelan.
  7. Mual disertai muntah.
  8. Perut kembung
  9. Sendawa terus-menerus
  10. Rasa pait di dalam mulut.
BACA JUGA:  Penyebab Tumit Kaki Sakit? Waspada Tanda Gejala Penyakit Ini

Gejala Penyakit Jantung

Gejala penyakit jantung yang ditimbulkan berbeda dengan asam lambung, bukan terasa panas, namun di dada bagian kiri terasa seperti tertimpa benda berat sehingga terasa sesak. Berikut gejala yang lazim dirasakan penderita penyakit jantung:

  1. Nyeri seperti ditekan, diremas, seperti ditimpa benda berat di dada bagian kiri, hingga menjalar ke lengan kiri, punggung, atau rahang.
  2. Mengalami kesulitan bernapas.
  3. Keringat dingin.
  4. Mual atau muntah.
  5. Sering mengalami pusing hingga berujung pingsan.
  6. Detak jantung tidak teratur dan cepat.
  7. Ada sensasi tercekik di leher.

Meskipun memiliki gejala mirip, seperti pemaparan di atas keduanya memiliki perbedaan. Memahami perbedaan keduanya dapat membuat Anda menentukan penanganan yang tepat pula.

Hubungan Asam Lambung dan Penyakit Jantung

Banyak studi mengatakan bahwa penyakit asam lambung (GERD) tidak memiliki korelasi dengan penyakit jantung secara langsung, namun ada beberapa penelitian mengatakan penderita GERD yang memiliki riwayat penyakit jantung memang lebih beresiko.

Namun, dalam pernyataan tersebut faktor utama terjadinya penyakit jantung bukan karena GERD, namun karena serangan panik. Penyakit jantung umumnya terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah di jantung

Meskipun belum ada bukti yang menunjukkan secara langsung bahwa keduanya terkait, namun ada beberapa penelitian membuktikan hubungan antara keduanya.

Salah satu mekanisme menjelaskan hubungan tersebut adalah ketika asam lambung naik ke kerongkongan menyebabkan peradangan dan stres oksidatif sehingga mengganggu fungsi jantung.

Menurut studi, masalah pencernaan seperti GERD lebih memungkinkan untuk mengalami kardiovaskular, termasuk penyakit pada jantung. Namun dalam studi tersebut juga dijelaskan bahwa belum ada korelasi langsung antara keduanya.

Cara Mencegah Naiknya Asam Lambung ke Jantung

Meski belum ditemukan korelasi antara keduanya, namun hal ini tetap perlu diwaspadai. Mengingat keduanya adalah penyakit yang umum dan serius di masyarakat.

BACA JUGA:  Penyakit Asam Lambung – Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Berikut ini adalah cara mencegah naiknya asam lambung ke jantung yang dapat Anda lakukan:

Pola Makan Sehat

Sebaiknya hindari makanan-makanan pemicu GERD, seperti makanan pedas, asam, berlemak, minuman berkafein, alkohol, dll. Usahakan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan tempo makan pelan serta porsi kecil.

Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi

Gunakan bantal atau alas tambahan untuk membuat kepala Anda lebih tinggi dari badan. Hal ini dapat mencegah asam pada lambung naik ke kerongkongan.

Usahakan posisi kepala lebih tinggi dari badan untuk membantu mencegah cairan asam naik ke kerongkongan, yang membuat rasa terbakar di dada (heartburn) dan refluks asam.

Jangan Makan Sebelum Tidur

Jangan makan atau minum berlebihan ketika tidur setidaknya 2 sampai 3 jam. Ini memberikan waktu untuk makanan dicerna, sehingga tidak membebani sistem pencernaan.

Ketika makan, lambung akan memproduksi cairan asam untuk mencerna makanan. Jika langsung tidur setelah makan, proses pencernaan makanan akan terganggu, dan asam lambung naik ke kerongkongan.

Konsumsi Makanan Pereda Asam Lambung

Ada banyak sekali makanan yang dipercaya mampu meredakan penyakit asam lambung, seperti yogurt, oatmeal, jahe, pisang, dll. Namun, tetap harus diwaspadai menghindari makanan bersifat pedas, berlemak, dan berkarbonasi (soda).

Jangan Merokok

Nikotin dalam rokok, dapat merangsang produksi berlebih cairan asam lambung. Mekanismenya, nikotin akan masuk aliran darah dan mencapai lambung, kemudian dia akan merangsang sel-sel di dinding lambung untuk memproduksi lebih banyak asam.

Merokok juga mengganggu fungsi katup yang terdapat pada lambung dan kerongkongan, ini akan meningkatkan resiko asam pada lambung naik ke atas.

Hindari Memakai Pakaian Terlalu Ketat


Memakai pakaian terlalu ketat dapat meningkatkan risiko asam lambung naik ke atas (GERD), dapat menyebabkan gejala seperti rasa terbakar di dada (heartburn).

BACA JUGA:  Hal-Hal Tentang Penyakit Autoimun Beserta Gejala Penyebabnya

Disarankan menghindari memakai pakaian terlalu ketat, terutama setelah makan. Pilih pakaian yang nyaman dan sedikit longgar, terutama di area perut, untuk mengurangi tekanan pada lambung.

Mengelola Stress

Mengelola stres adalah langkah penting menjaga kesehatan tubuh, termasuk penyakit GERD. Stres dapat memicu perubahan fisik dan psikologis seseorang, serta dapat meningkatkan produksi asam pada lambung hingga serangan jantung.

Stres dapat memicu produksi asam berlebih pada lambung. Anda bisa mencoba beberapa cara seperti meditasi atau yoga untuk mengelola stres Anda.

Demikian adalah fakta tentang asam lambung bisa memicu terjadinya penyakit jantung. Memang tidak ada korelasi antara kedua penyakit ini, namun hal tersebut juga masih menjadi perdebatan. Terus konsultasikan ke dokter atau spesialis, untuk memantau kesehatan Anda.

Dany

Saya memiliki ketertarikan terhadap dunia digital marketing terutama SEO dan ingin terus mengembangkan ilmu saya di bidang ini.

Dany has 35 posts and counting. See all posts by Dany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *